Ekonomi AS berkembang dengan kecepatan yang solid pada kuartal ketiga.
Ketidakmampuan untuk mencapai target inflasi 2 persen Federal Reserve, dikombinasikan dengan kemungkinan peningkatan tarif impor, dapat membatasi kemampuan bank sentral untuk menurunkan suku bunga tahun depan.
Di sisi lain, seiring meningkatnya kekhawatiran akan perang dagang Tiongkok dan Amerika Serikat (AS), pedagang menunggu untuk melihat langkah-langkah stimulus apa yang akan diberlakukan Beijing untuk mengimbangi tekanan ekonomi dari setiap kenaikan tarif AS.
Sementara itu, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis naik ke level Rp15.864 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.930 per dolar AS.***



