KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup melemah sore hari ini Selasa 10 Desember 2024.
Dari informasi yang dihimpun, di akhir perdagangan sore ini kurs rupiah melemah tipis 4 poin atau 0,03 persen menjadi Rp15.871 per dolar AS.
Melemahnya kurs rupiah terhadap dolar AS pada sesi penutupan itu terjadi setelah rilis survei Bank Indonesia bahwa penjualan eceran November 2024 diperkirakan meningkat.
“BI merilis survei penjualan eceran yang diperkirakan lebih kuat dibanding bulan sebelumnya,” kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova dalam keterangannya.
Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) memperkirakan penjualan eceran meningkat pada November 2024, yang tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2024 sebesar 211,5 atau tumbuh 1,7 persen secara year on year (yoy), lebih tinggi daripada pertumbuhan bulan sebelumnya.
Perkembangan penjualan eceran tersebut terutama didorong oleh peningkatan penjualan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor, suku cadang dan aksesori, serta subkelompok sandang.
Kurs rupiah menguat tipis seiring dengan peningkatan keyakinan cut rate oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed pekan depan yang ditopang oleh angka pengangguran AS yang naik menjadi 4,2 persen.



