Menurut Ariston, faktor pendukung penguatan dolar AS masih belum hilang seperti rencana kebijakan tarif Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kondisi ekonomi AS yang masih bagus dan situasi konflik di beberapa tempat.
Dengan beberapa faktor itu kurs rupiah berpeluang menguat terbatas ke area Rp15.900 per dolar AS, dengan potensi pelemahan ke arah Rp15.950 per dolar AS.***



