Selain itu, tekanan global yang menurun dipengaruhi oleh pencalonan Scott Bessent sebagai US Treasury Secretary atau Menteri Keuangan AS, yang direspons positif oleh pasar.
Bessent dianggap sebagai safe hands candidate yang akan mengawasi kebijakan tarif agar tidak terlalu ekstrem, dan dikenal sebagai pro-pasar, diharapkan membawa kebijakan yang ramah dunia usaha.
Pasar juga akan lebih menanti hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terakhir tahun ini, sekaligus latest Fed Guidance pada 18 Desember 2024.
“Guidance ini akan dapat memberikan insight terhadap arah suku bunga The Fed ke depan apakah akan less aggressive seperti yang diperkirakan saat ini,” tuturnya.
Dengan beberapa faktor itu, diperkirakan kurs rupiah pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran Rp15.860 per dolar AS sampai dengan Rp15.920 per dolar AS.***



