KITAINDONESIASATU.COM – Pada akhir pekan ini, kurs rupiah ditutup menguat 24 poin menjadi Rp15.848 per dolar AS.
Dari informasi yang dihimpun, kurs rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat ditutup menguat 24 poin atau 0,15 persen menjadi Rp15.848 per dolar AS.
Menguatnya kurs rupiah di sesi penutupan Jumat sore ini terutama akibat aksi profit taking atau ambil untung investor di tengah libur panjang di Amerika Serikat (AS).
Menurut analis Finex Brahmantya Himawan, dolar AS sedikit melemah karena aksi ambil untung akibat libur panjang AS.
“Penunjukan Bessent juga menyebabkan penurunan tajam pada imbal hasil obligasi AS, karena investor berpindah haluan membeli obligasi Treasury, yang membuat dolar melemah,” tuturnya.
Namun, sikap hati-hati bank sentral AS atau Federal Reserve dan kenaikan tarif impor yang diumumkan oleh Presiden terpilih AS Donald Trump dapat membantu membatasi pelemahan dolar AS lebih lanjut.
Disebutkan, penarikan dana asing dari pasar modal Indonesia yang mencapai 891 juta dolar AS dan perdagangan Trump masih menjadi katalis bagi depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.



