KITAINDONESIASATU.COM – Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menjaga dan mengendalikan inflasi. Guna keberhasilan tersebut, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta diutus ke Pemprov Kepulauan Riau menggelar kegiatan Capacity Building dan Studi Banding selama dua hari, pada 23 sampai 25 Agustus 2024.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Strategi Pengendalian Inflasi Pangan Daerah Nonprodusen’ ini diikuti oleh Kepala Perwakilan BI Jakarta, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Direksi BUMD terkait.
“Tentu saja turut hadir anggota TPID Provinsi Kepulauan Riau, yakni Bank Indonesia, OPD dan menghadirkan narasumber Prof Bustanul Arifin,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar kepada wartawan, pada Rabu (28/8/2024) di Jakarta.
Dia katakan, oleh-oleh hasil kunjungan ke Pemprov Kepri, antara lain diskusi antar-TPID. Mencakup sharing informasi strategi 4K untuk pengendalian inflasi daerah, terutama program-program unggulan yang dilakukan.
4K yang dimaksud, lanjutnya, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.
Ia menilai, pemilihan Kepri dengan pertimbangan kesamaan karakteristik sebagai daerah nonprodusen dan tipologi daerah dengan wilayah daratan yang relatif terbatas.
Ia menyampaikan, peta ketahanan dan kerentanan pangan oleh Bappenas menunjukkan bahwa Jakarta dan Kepri sama-sama memiliki ketahanan pangan yang relatif baik.
Arlyana menjelaskan, beberapa strategi pengendalian inflasi pangan yang diusulkan untuk daerah nonprodusen di antaranya menerapkan pola Kerja Sama Antar Daerah (KAD) yang lebih inovatif dan komprehensif serta didukung oleh komitmen kepala daerah.



