KITAINDONESIASATU.COM – Meskipun inflasi secara nasional pada bulan November 2024 diprediksi mengalami kenaikan, namun masih tetap akan terkendali hingga akhir tahun.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Ekonom Bank Pertama Josua Pardede. Ia mengakui meskipun diperkirakan meningkat, inflasi diproyeksikan akan tetap terkendali.
Untuk Indeks Harga Konsumen (IHK) Indonesia pada bulan November 2024 diproyeksikan menunjukkan tingkat inflasi bulanan sebesar 0,30 persen secara bulanan (mom), naik dari 0,08 persen (mom) di bulan Oktober.
Kenaikan itu terutama didorong oleh peningkatan permintaan musiman menjelang akhir tahun, bertepatan dengan liburan Natal dan Tahun Baru, sejalan dengan pola musiman pada umumnya.
Ia memperkirakan tingkat inflasi masih tetap berada di bawah 2 persen hingga akhir tahun 2024.
Diproyeksikan tingkat inflasi tahun 2024 berkisar antara 1,7-2,0 persen, dibandingkan dengan 2,81 persen di tahun 2023. Ini mencerminkan lingkungan inflasi yang lebih terkendali.
Angka inflasi yang lebih rendah ini dapat memberikan ruang bagi Bank Indonesia (BI) untuk mempertimbangkan penurunan BI-Rate, terutama jika diselaraskan dengan potensi penurunan suku bunga The Fed.



