KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan Rabu (8/4/2026), sejalan dengan penguatan mayoritas bursa Asia.
Sentimen positif muncul setelah Donald Trump kembali menunda rencana serangan terhadap Iran selama dua pekan.
IHSG tercatat naik signifikan sebesar 2,75 persen ke level 7.162,41. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga menguat lebih dari 3 persen.
Kenaikan ini mencerminkan optimisme investor terhadap meredanya ketegangan geopolitik global.
Harga Minyak Turun, Pasar Tunggu Kebijakan The Fed IHSG
Penundaan aksi militer tersebut turut memicu penurunan harga minyak dunia. Harga minyak jenis WTI dan Brent terkoreksi tajam, memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan global, termasuk Indonesia.
Di sisi lain, pelaku pasar masih menantikan sejumlah data penting dari Amerika Serikat, termasuk risalah rapat bank sentral dan berbagai indikator inflasi.
Data tersebut akan menjadi acuan bagi kebijakan suku bunga yang akan diambil oleh bank sentral AS.
Dari dalam negeri, pemerintah memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tetap stabil meski menghadapi tekanan dari kenaikan harga energi.
Berbagai langkah efisiensi dan strategi mitigasi telah disiapkan untuk menjaga ketahanan fiskal.
Penguatan IHSG juga sejalan dengan tren positif di bursa Asia, sementara pergerakan pasar global lainnya masih menunjukkan dinamika beragam.(*)




