Fleksibilitas dalam mengatur alokasi aset dinilai penting agar portofolio mampu menyesuaikan perubahan kondisi pasar.
Selain itu, pemilihan saham berdasarkan fundamental perusahaan serta pengelolaan ukuran investasi secara tepat dianggap menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara potensi keuntungan dan risiko selama volatilitas pasar masih tinggi.(*)


