KITAINDONESIASATU.COM – IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada sore hari ini Senin 6 Januari 2025.
Dari informasi yang dihimpun, IHSG ditutup melemah 83,96 poin atau 1,17 persen ke posisi 7.080,47.
Begitupun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang melemah 11,60 poin atau 1,38 persen ke posisi 826,18.
IHSG di BEI yang ditutup melemah itu terjadi mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.
Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya menyebutkan bahwa pelaku pasar memberikan perhatian terhadap bank sentral China atau People’s Bank of China (PBOC) yang pada Sabtu (04/01) menyatakan akan mengimplementasikan kebijakan moneter yang lebih longgar pada 2025.
Hal itu sebagai upaya untuk mencegah dan meredakan risiko keuangan di area-area penting, serta memperdalam reformasi sektor keuangan.
Dari Amerika Serikat (AS), data ISM Manufacturing Index AS naik ke level 49,5 pada Desember 2024, dari sebelumnya level 48,4 pada November 2024.
Namun masih belum mampu menembus level psikologis 50,0, yang merefleksikan laju kontraksi terkecil di sektor manufaktur AS sejak Maret 2024.



