KITAINDONESIASATU.COM – IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada akhir pekan ini.
Tercatat pada sesi penutupan Jumat 27 Desember 2024 sore, IHSG ditutup melemah 29,18 poin atau 0,41 persen ke posisi 7.036,57.
Begitupun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,36 poin atau 0,65 persen ke posisi 825,13.
IHSG di BEI yang ditutup melemah itu terjadi di tengah penguatan bursa saham kawasan Asia.
Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya menyebutkan bahwa bursa regional Asia pascaperayaan Natal cenderung menguat.
Pasar merespons langkah kebijakan Bank Sentral Jepang, di mana Gubernur Bank Jepang Kazuo Ueda menghindari memberikan sinyal yang jelas bahwa bank sentral mungkin akan menaikkan suku bunga bulan depan.
Gubernur Bank Jepang Kazuo Ueda tetap berpegang terhadap pandangan bahwa kebijakan perlu terus memantau risiko terhadap perekonomian.
Di sisi lain, di tengah pemulihan ekonomi China yang melambat, World Bank memberikan pandangan mengenai pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 dan 2025.
World Bank merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi China untuk tahun-tahun tersebut. Sebelumnya, proyeksi pertumbuhan ekonomi China pada tahun 2024 adalah sebesar 4,9 persen, atau sedikit meningkat dari proyeksi bulan Juni sebesar 4,8 China.
Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan sebesar 4,5 persen, lebih tinggi dari proyeksi awal World Bank yang sebesar 4,1 persen.



