Sementara itu, bursa saham Wall Street secara mayoritas ditutup bergairah pada perdagangan Rabu kemarin, setelah dirilisnya data inflasi AS periode November 2024 yang sudah sesuai dengan ekspektasi pasar sebelumnya.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan lalu tumbuh 2,7 persen (yo) dari sebelumnya pada Oktober lalu yang tumbuh 2,6 persen.
Sedangkan secara bulanan, IHK AS pada November lalu tumbuh 0,3 persen (mtm), dari sebelumnya pada Oktober lalu yang tumbuh 0,2 persen.
Indeks S&P 500 melesat 0,82 persen ke posisi 6.084,19 dan Nasdaq Composite melejit 1,76 persen ke 20.033,61.
Adapun bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 152,11 poin atau 0,39 persen ke level 39.215,40, indeks Shanghai menguat 8,92 poin atau 0,26 persen ke posisi 3.431,58, indeks Kuala Lumpur melemah 8,25 poin atau 0,51 persen ke posisi 1.600,72, dan indeks Straits Times menguat 10,86 poin atau 0,28 persen ke 3.802,69.***



