Dari Asia-Pasifik, pergerakannya cenderung bervariasi dengan mayoritas melemah, indeks KOSPI Korea Selatan masih menjadi yang terburuk kemarin, di tengah kondisi politik yang masih belum membaik.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2024 yang tercatat sebesar 125,9, atau mulai merangkak naik dari posisi sebelumnya yaitu 121,1, tepatnya selepas Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden.
Sementara itu, bursa saham AS Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin (9/12) kemarin, didorong oleh menurunnya saham Nvidia yang membebani saham teknologi, dan sikap investor menantikan rilis data inflasi penting yang ditetapkan pada pekan ini.
Tercatat Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 0,54 persen ke posisi 44.401,93, indeks S&P 500 terkoreksi 0,61 persen ke 6.052,85, dan Nasdaq Composite terpangkas 0,62 persen menjadi 19.736,69.Nasdaq terbebani oleh saham Nvidia yang melemah 2,5 persen.
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 63,415 poin atau 0,16 persen ke 39.223,17, indeks Shanghai menguat 50,87 poin atau 1,50 persen ke 3.453,08, indeks Kuala Lumpur melemah 0,01 poin atau 0,00 persen ke 1.611,25, dan indeks Strait Times melemah 19,20 poin atau 0,51 persen ke 3.814,12.***



