KITAINDONESIASATU.COM – Xiaomi EV dikabarkan tengah menyiapkan penyegaran besar untuk Xiaomi SU7, sedan listrik perdana mereka yang baru meluncur tahun lalu.
Menurut laporan dari China, versi facelift SU7 diperkirakan hadir pada kuartal II 2026, membawa sejumlah peningkatan sekaligus potensi kenaikan harga.
Kabar yang paling menyita perhatian adalah soal banderol. Sejumlah pengamat otomotif ternama di China, termasuk Han Lu, menyebut harga SU7 facelift bakal naik sekitar RMB 20.000. Jika dikonversi, kenaikan ini setara Rp44 juta atau sekitar €2.420.
Saat ini, Xiaomi SU7 dijual mulai RMB 215.900 atau sekitar Rp475 juta. Dengan kenaikan harga tersebut, versi terbaru SU7 diprediksi dibanderol sekitar RMB 235.900, setara Rp519 juta atau €28.600.
Menariknya, angka ini nyaris sama dengan Tesla Model 3 di China yang dijual mulai RMB 235.500 atau sekitar Rp518 juta (€28.500).
Langkah penyegaran ini disebut berkaitan erat dengan performa penjualan SU7 yang menurun. Pada November lalu, Xiaomi hanya mengirimkan 12.520 unit, anjlok hampir 46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan turun sekitar 16 persen dari bulan sebelumnya.

