Inovasi

SMAN 4 Kota Bogor Cetak Siswa Berjiwa Wirausaha Lewat Budidaya Ikan Nila

×

SMAN 4 Kota Bogor Cetak Siswa Berjiwa Wirausaha Lewat Budidaya Ikan Nila

Sebarkan artikel ini
sma4

KITAINDONESIASATU.COM – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kota Bogor mengambil langkah inovatif dalam pendidikan dengan memperkenalkan program budidaya ikan nila kepada para siswa kelas 12.

Program ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun mentalitas wirausaha yang kuat di kalangan siswa.

Kepala SMAN 4 Kota Bogor, Yulianti Rosdian, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan yang diharapkan mampu membekali siswa dengan kemampuan bertahan dan mandiri setelah mereka lulus.

“Kami ingin memastikan bahwa saat mereka lulus, mereka tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat mereka gunakan untuk menjadi pengusaha yang sukses,” ujar Yulianti, Selasa, 13 Agustus 2024.

Program budidaya ikan nila ini mengajarkan para siswa mulai dari proses pengolahan air, pemberian pakan, pemeliharaan ikan, hingga strategi pemasaran.

Dengan total 2.400 bibit ikan yang dibudidayakan di kolam berukuran 4 meter di halaman belakang sekolah, Yulianti menyebutkan bahwa program ini diharapkan dapat memberi pengalaman langsung kepada siswa mengenai siklus bisnis secara utuh.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) dalam program ini. Kolaborasi ini memungkinkan siswa kami belajar dari para ahli dan mempersiapkan mereka untuk panen pertama pada bulan Oktober nanti,” kata Yuliant.

Dalam tahap awal, program ini membutuhkan modal sebesar Rp 35 juta, yang diproyeksikan akan menghasilkan omset belasan juta rupiah. Keuntungan yang diperoleh akan digunakan untuk mengembangkan program ini lebih lanjut.

“Siswa kami sangat antusias, bahkan beberapa dari mereka telah terinspirasi untuk mencoba budidaya ikan nila sendiri di rumah,” tambah Yulianti.

Selain itu, hasil panen dari budidaya ini rencananya akan dijual kepada komite sekolah, siswa lainnya, dan juga masyarakat sekitar. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga menanamkan semangat kewirausahaan di kalangan siswa, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus.(Nicho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *