KITAINDONESIASATU.COM – Toyota Hilux Travo-e, varian listrik murni (BEV) pertama dari lini Hilux, sukses menarik perhatian dunia otomotif pada akhir tahun 2025. Mengusung konsep “Multi-Pathway”, Hilux Travo-e tidak hanya menawarkan mobilitas ramah lingkungan, tetapi juga performa yang setara dengan versi diesel legendarisnya.
Mobil ini ditenagai oleh sistem dual motor (All-Wheel Drive) yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 196 PS (144 kW) dengan torsi instan sebesar 205 Nm di motor depan dan 269 Nm di motor belakang.
Ketangguhan performanya didukung oleh baterai Lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 315 kilometer dalam satu kali pengisian penuh (siklus NEDC). Untuk medan berat, Toyota menyematkan teknologi Diamond Guard guna melindungi baterai dari benturan.
Penggunaan suspensi belakang tipe De-Dion yang inovatif juga memberikan stabilitas lebih baik serta kenyamanan berkendara yang lebih halus dibandingkan pikap konvensional lainnya.
Selain tenaga yang responsif, Hilux Travo-e tetap mempertahankan fungsionalitasnya dengan kemampuan angkut beban (payload) hingga 715 kg. Fitur pengisian daya cepat (DC Fast Charging) memungkinkan baterai terisi dari 20% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 45 menit.
Dengan perpaduan teknologi keselamatan Toyota Safety Sense dan kemampuan off-road yang solid, Hilux Travo-e siap menjadi standar baru kendaraan pekerja keras di era elektrifikasi 2026.
Toyota Hilux Travo-e resmi menjadi varian termahal di lini pikap Toyota. Di pasar global, versi listrik ini dibanderol mulai dari Rp793,2 juta. Meski belum rilis resmi di Indonesia, harga lokal diprediksi akan bersaing di angka Rp800 jutaan, jauh di atas varian diesel tertingginya.(*)


