KITAINDONESIASATU.COM – Jelang penutup tahun 2025, pasar mobil bekas nasional menunjukkan tren positif, didominasi oleh tiga segmen utama: MPV Keluarga, City Car Irit, dan Low SUV. Peningkatan permintaan didorong oleh kebutuhan liburan Nataru dan kenaikan harga mobil baru yang membuat konsumen beralih ke unit bekas yang lebih terjangkau dan memiliki depresiasi nilai lebih rendah.
Toyota Avanza (generasi kedua dan ketiga, tahun 2018-2022) dan saudara kembarnya, Daihatsu Xenia, masih memegang takhta “mobil sejuta umat” dan menjadi yang paling dicari di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV). Keandalan mesin, jaringan servis yang luas, serta kabin yang lega menjadikannya favorit utama keluarga. Harganya berkisar antara Rp170 juta hingga Rp220 juta untuk unit muda.
Diikuti ketat oleh segmen Low Cost Green Car (LCGC) dan City Car, Honda Brio Satya/RS (tahun 2020-2023) menjadi primadona di kalangan anak muda dan first-time buyer berkat desainnya yang sporty dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa (Rp160 juta–Rp200 juta).
Sementara itu, di segmen Low SUV, Toyota Rush dan Mitsubishi Xpander laris manis karena menawarkan ground clearance tinggi, suspensi empuk, dan tampilan modern yang cocok untuk perjalanan jauh di berbagai medan.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa konsumen akhir tahun mencari kombinasi nilai jual kembali yang stabil, suku cadang yang mudah, dan kenyamanan untuk perjalanan keluarga.(*)

