Tesla memproduksi Cybertruck dengan posisi kemudi kiri, sedangkan Australia dan Selandia Baru menggunakan kendaraan dengan posisi kemudi kanan.
Perbedaan tersebut membuat Tesla perlu menyiapkan penyesuaian teknis apabila ingin memasarkan Cybertruck di kedua negara. Hingga kini, perusahaan belum mengumumkan rencana produksi versi setir kanan untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut.
Situs resmi Tesla Australia juga tidak lagi mencantumkan Cybertruck sebagai model yang ditawarkan.
Pembatalan ini menunjukkan bahwa pemesanan kendaraan tidak selalu berujung pada penjualan, terutama ketika produsen belum memastikan kesiapan produksi dan pemasaran di negara tujuan.(*)




