OtomotifBerita Utama

Oktober 2025 Penjualan Mobil Listrik BYD di Eropa 2,5 Kali Lipat dari dari Penjualan Tesla

×

Oktober 2025 Penjualan Mobil Listrik BYD di Eropa 2,5 Kali Lipat dari dari Penjualan Tesla

Sebarkan artikel ini
mobil BYD
Ilustrasi mobil listrik BYD

KITAINDONESIASATU.COM – Popularitas mobil Cina terus melonjak di Eropa, khususnya mobil listrik BYD kini penjualannya mengungguli Tesla hampir tiga kali lipat seiring pasar kendaraan listrik yang terus tumbuh.

Sementara produsen mobil China terus memperluas kehadiran mobil-mobil listrik di pasar Eropa dengan cepat, secara bertahap mengambil alih pangsa pasar yang sebelumnya dipegang oleh merek-merek Barat, dan kini telah begeser.

Pernah dianggap sebagai underdog, merek-merek kendaraan China menyumbang 6,8% dari total penjualan di Eropa pada bulan Oktober 2025 ini, dipimpin oleh SAIC kemudian disusul BYD.

Sekitar 75.000 kendaraan dari merek dari China terjual di Uni Eropa (UE), Inggris , dan negara-negara EFTA seperti Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss pada bulan ini.

Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC) mencatatkan kinerja bulan yang sangat kuat, dengan penjualan meningkat dari 17.552 unit pada Oktober tahun lalu menjadi 23.860 unit pada Oktober tahun ini.

Secara year-to-date, perusahaan juga tumbuh 26,6%, dari 197.686 unit menjadi 250.250 unit.

Mobil BYD bahkan lebih impresif, melampaui penjualan Tesla di Eropa sebanyak 2,5 kali lipat, pada bulan Oktober 2025, BYD menjualannya tembus 17.470 unit kendaraan, naik 206,8% dari 5.695 unit pada periode yang sama tahun lalu, sementara penjualan year-to-date meningkat sebesar 285%, dari 35.949 unit menjadi 138.390 unit.

Sementara penjualan Tesla sedang mengalami periode suram, penjualan di Eropa pada bulan Oktober 2025 turun tajam sebesar 48,5%, dari 13.519 mobil tahun lalu menjadi hanya 6.964 saja.

Hal ini menempatkan Tesla bahkan di belakang Porsche , yang meskipun juga turun 26%, masih menjual 7.653 mobil di bulan tersebut.

Penjualan Tesla turun 29,6% dalam 10 bulan pertama tahun ini menjadi 180.688 kendaraan.

Dari mobil-mobil Tiongkok yang terjual di Eropa pada bulan Oktober, 36% merupakan kendaraan listrik murni (BEV), dengan BYD Dolphin memimpin.

Mobil BYD juga berencana untuk segera memperluas pabriknya di Hongaria, Turki, dan kemungkinan Spanyol.

Registrasi mobil baru di Eropa meningkat tipis sebesar 1,4%, dengan kendaraan listrik murni menguasai 16,4% pangsa pasar.

Di Uni Eropa, 1.473.447 mobil listrik murni baru terdaftar dalam 10 bulan pertama tahun 2025.

Pertumbuhan ini terutama didorong oleh empat pasar besar seperti Jerman (+39,4%), Belgia (+10,6%), Belanda (+6,6%), dan Prancis (+5,3%), yang secara bersama-sama menyumbang 62% registrasi.

Bulan Oktober saja, registrasi kendaraan listrik meningkat 38,6% dibandingkan tahun sebelumnya, mobil hibrida tetap menjadi jenis kendaraan terpopuler, dengan pangsa pasar 34,6%.

Dari Januari hingga Oktober 2025, registrasi mencapai 3.109.362 kendaraan, dipimpin oleh Spanyol (+27,1%), Prancis (+26,3%), Jerman (+10,3%), dan Italia (+8,9%).

Kendaraan PHEV juga mengalami pertumbuhan yang pesat, mencapai 819.201 registrasi, naik 43,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Permintaan khususnya tinggi di Spanyol (+109,6%), Italia (+76,5%), dan Jerman (+63,4%). Kendaraan PHEV kini menyumbang 9,1% dari seluruh registrasi di Uni Eropa, naik dari 7% tahun lalu.

Sementara kendaraan bermesin pembakaran internal masih menguasai 27,4% pangsa pasar, turun dari 34% tahun lalu.

Pada akhir Oktober 2025, jumlah kendaraan berbahan bakar bensin menurun 18,3% di pasar-pasar utama, termasuk Prancis (-32,3%), Jerman (-22,5%), Italia (-16,9%), dan Spanyol (-13,7%).

Kendaraan diesel juga tidak lebih baik, terus menurun 24,5% dan kini hanya menguasai 9,2% pangsa pasar di Eropa.

Tanpa kebijakan yang tepat, industri otomotif Eropa secara bertahap akan terancam oleh merek-merek Tiongkok, yang sangat sukses di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *