KITAINDONESIASATU.COM – Busi merupakan salah satu komponen vital pada sepeda motor berbahan bakar bensin. Fungsinya yang krusial dalam proses pembakaran membuat performa busi sangat memengaruhi kinerja mesin. Namun, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk mengganti busi motor? Jangan sampai menunggu motor mogok baru sadar businya bermasalah!
Secara umum, pabrikan merekomendasikan penggantian busi setiap 8.000 hingga 10.000 kilometer perjalanan. Namun, angka ini bisa bervariasi tergantung jenis busi dan kondisi penggunaan motor. Untuk motor harian dengan intensitas pemakaian tinggi, penggantian lebih awal mungkin diperlukan.
Beberapa tanda yang menunjukkan busi motor Anda butuh diganti meliputi: mesin sulit dihidupkan, akselerasi motor terasa berat atau tersendat-sendat, konsumsi bahan bakar jadi lebih boros, atau munculnya suara knocking (ngelitik). Jika Anda merasakan salah satu dari gejala ini, segera periksa kondisi busi.
Pemeriksaan visual juga penting. Busi yang sudah aus biasanya terlihat dari elektroda yang menghitam, berkerak, atau bahkan meleleh. Kondisi ini dapat menghambat percikan api yang optimal, sehingga pembakaran tidak sempurna.
Mengganti busi secara teratur tidak hanya menjaga performa motor tetap prima, tetapi juga mencegah kerusakan pada komponen mesin lainnya. Jangan tunda, segera cek kondisi busi motor Anda!

