• Oli mineral: sekitar 5.000 km.
• Oli semi-sintetik: sekitar 7.500–10.000 km.
• Oli full-sintetik: sekitar 10.000–15.000 km.
Angka tersebut bukan patokan mutlak untuk semua mobil. Pemilik kendaraan sebaiknya memeriksa buku manual karena jenis mesin, spesifikasi oli, dan kondisi penggunaan dapat membuat interval penggantian berbeda.
Jangan sampai terlena karena mobil belum mencapai batas kilometer, padahal kondisi oli sudah waktunya diperiksa.
2. Mobil Jarang Dipakai, Oli Tetap Perlu Diganti?
Mobil yang lebih sering terparkir bukan berarti bebas dari kewajiban mengganti oli. Seiring waktu, oli dapat mengalami penurunan kualitas akibat oksidasi dan kontaminasi.
Kelembapan, sisa pembakaran, serta kondisi penyimpanan kendaraan juga dapat memengaruhi kualitas pelumas. Itulah sebabnya jadwal penggantian oli tidak seharusnya hanya ditentukan berdasarkan jarak tempuh.
Batas waktu penggantian berbeda-beda menurut kendaraan dan jenis oli. Pada sejumlah mobil, jadwal servis ditentukan berdasarkan kilometer atau waktu tertentu—mana yang tercapai lebih dahulu.
Jadi, meski mobil jarang keluar rumah, jangan abaikan jadwal servis yang tercantum dalam buku manual.





