Otomotif

Honda Mendadak Hentikan Ambisi EV Seri 0, Strategi Berubah di Tengah Tekanan

×

Honda Mendadak Hentikan Ambisi EV Seri 0, Strategi Berubah di Tengah Tekanan

Sebarkan artikel ini
Honda Mendadak Hentikan Ambisi EV Seri
Honda Mendadak Hentikan Ambisi EV Seri

KITAINDONESIASATU.COMProdusen otomotif asal Jepang, Honda, membuat keputusan mengejutkan dengan menghentikan pengembangan dua model kendaraan listrik dalam proyek Seri 0.

Kedua model yang terdampak adalah varian SUV dan sedan yang sebelumnya direncanakan menjadi pionir dalam lini mobil listrik baru perusahaan tersebut.

Pembatalan ini terjadi hanya beberapa bulan sebelum produksi direncanakan dimulai di Amerika Serikat.

Selain dua model tersebut, proyek mobil listrik untuk merek premium Honda, yakni Acura RSX EV, juga mengalami nasib serupa.

Langkah ini diambil di tengah tekanan keuangan yang sedang dihadapi perusahaan.

Baca Juga  Performa Gahar Honda CBR1000RR-R Fireblade: Tenaga Setara Motor Balap

Honda menilai kondisi pasar kendaraan listrik global saat ini tidak sekuat perkiraan sebelumnya sehingga berisiko menimbulkan kerugian besar jika proyek tetap dilanjutkan.

Permintaan EV Melemah, Strategi Berubah

Perusahaan memperkirakan penghentian proyek ini akan berdampak pada kerugian nilai aset antara ¥340 miliar hingga ¥570 miliar pada tahun fiskal berjalan.

Tekanan finansial bahkan diprediksi masih berlanjut hingga periode 2026–2027.

Selain turunnya minat pasar terhadap mobil listrik di sejumlah negara, perubahan kebijakan di Amerika Serikat yang mengurangi insentif kendaraan listrik turut memengaruhi perhitungan bisnis Honda.

Baca Juga  Bangkitnya Sang Legenda: Honda Prelude Resmi Mengaspal di Indonesia

Di saat bersamaan, produsen mobil listrik baru dari China semakin agresif dengan inovasi teknologi dan siklus pengembangan produk yang lebih cepat.

Menghadapi situasi tersebut, Honda kini mengalihkan fokus strategi globalnya pada pengembangan kendaraan hibrida dan peningkatan daya saing model yang sudah ada.

Perusahaan juga berupaya menata kembali rencana elektrifikasi agar tetap selaras dengan kondisi pasar dan menjaga stabilitas bisnis jangka panjang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *