KITAINDONESIASATU.COM – Tren mudik Lebaran 2026 menunjukkan pergeseran menarik dengan semakin banyaknya pemudik yang memilih kendaraan listrik (EV). Salah satu primadona di jalur mudik tahun ini adalah Wuling BinguoEV, mobil listrik berdesain retro-classic yang menawarkan efisiensi biaya perjalanan luar biasa dibandingkan mobil berbahan bakar fosil.
Bagi pemudik yang menempuh jalur Trans Jawa, Wuling BinguoEV varian Long Range (333 km) maupun Premium Range (410 km) menjadi andalan. Dengan biaya pengisian daya yang jauh lebih murah daripada bensin, pemudik bisa menghemat anggaran hingga 70%.
Fitur Cruise Control dan kabin yang senyap juga memberikan kenyamanan ekstra saat menghadapi kemacetan panjang di gerbang tol.
“Mudik pakai BinguoEV tahun ini terasa lebih tenang karena infrastruktur SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sudah tersebar luas di setiap rest area utama,” ujar Nugroho, warga Tangerang, kepada kitaindonesiasatu.com, Minggu 22 Februari 2026.
Selain aspek ekonomis, ruang bagasi BinguoEV yang cukup luas dengan konfigurasi kursi lipat memungkinkan pemudik membawa hantaran Lebaran dalam jumlah banyak.
Keunggulan lain yang dirasakan adalah dukungan fitur keamanan seperti Electronic Stability Control dan kamera parkir yang memudahkan manuver di area parkir yang padat. Bagi Anda yang berencana menggunakan BinguoEV, pastikan untuk memantau sisa baterai melalui aplikasi MyWuling guna merencanakan titik pemberhentian pengisian daya secara presisi.
Pasar mobil listrik bekas kian kompetitif menjelang musim mudik 2026. Harga Wuling BinguoEV bekas kini terpantau stabil di kisaran Rp170 juta hingga Rp250 juta, tergantung varian dan kondisi.
Penurunan harga ini menjadikan BinguoEV opsi menarik bagi pemudik yang mencari efisiensi biaya perjalanan tanpa mengesampingkan gaya retro yang ikonik.(*)

