Kehadiran Atto 2 berpotensi memperluas pilihan kendaraan listrik BYD setelah Atto 1 dan Atto 3.
Peluang tersebut muncul ketika Atto 1 masih mencatatkan distribusi tinggi di pasar nasional, termasuk 4.840 unit pada September 2026 berdasarkan data Gaikindo.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, tantangan BYD bukan hanya menghadirkan teknologi pengisian cepat, melainkan juga memastikan kesiapan produksi, layanan purnajual, dan spesifikasi yang sesuai kebutuhan konsumen.
Kepastian harga, jarak tempuh, serta jadwal peluncuran Atto 2 di Indonesia masih menunggu pengumuman resmi perusahaan.(*)





