KITAINDONESIASATU.COM – Setelah penantian lebih dari dua tahun, OpenAI akhirnya merilis GPT-5, penerus GPT-4/4o, dan langsung tersedia untuk seluruh pengguna ChatGPT. Model AI terbaru ini dirancang sebagai sistem penalaran hibrida—mampu memberikan jawaban cepat sekaligus analisis mendalam untuk pertanyaan yang kompleks.
OpenAI menyebut GPT-5 sebagai lompatan besar dalam berbagai bidang, mulai dari pengkodean, matematika, penulisan kreatif, kesehatan, hingga pemrosesan visual.
Tidak lagi sekadar model AI mandiri, GPT-5 hadir sebagai ekosistem terpadu yang mampu menangani beragam kebutuhan, dari debugging repositori besar hingga menciptakan antarmuka front-end yang menawan.
Di ranah penulisan, GPT-5 disebut sebagai model terbaik OpenAI untuk menghasilkan karya yang mengalun, berirama, dan penuh resonansi sastra. Sementara itu, dalam domain kesehatan, skor GPT-5 tercatat jauh melampaui pendahulunya.
Uji Performa GPT-5
-SWE-bench Verified (rekayasa perangkat lunak): akurasi 74,9% dengan penalaran.
-Aider Polyglot (pengeditan kode): 88% dengan penalaran (pass@2).
-Ujian Terakhir Kemanusiaan: 42% dengan akses alat.
-GPQA Diamond (sains tingkat PhD): 89,4% dengan alat.
-Tau2-bench: 96,7% di telekomunikasi, 81,1% di ritel, 62,6% di maskapai penerbangan.





