Tak hanya itu, baterai ini disebut mampu bertahan hingga 100.000 siklus pengisian dan pengosongan tanpa perlu membatasi pengisian di angka 80 persen.
Bahkan dalam kondisi suhu ekstrem, mulai dari -30 derajat Celsius hingga 100 derajat Celsius, kapasitas baterai diklaim tetap terjaga di atas 99 persen.
Secara struktural, baterai menggunakan desain modular yang tidak mudah terbakar meskipun mengalami kerusakan. Verge juga menegaskan bahwa baterai ini tidak menggunakan material tanah jarang, menjadikannya lebih ramah lingkungan.
Pengiriman unit dijadwalkan dimulai di Amerika Serikat pada kuartal pertama 2026, dengan pemesanan resmi sudah dibuka mulai hari ini.
Meski demikian, performa nyata baterai solid-state ini masih akan diuji setelah unit benar-benar digunakan di jalan.
Jika klaim tersebut terbukti, peluncuran ini bisa menjadi tonggak penting bagi masa depan industri kendaraan listrik global.***

