Inovasi

Kandang Ayam Closed System dengan Kandungan TKDN Tinggi Berhasil Dibuat di Leuwisadeng Bogor

×

Kandang Ayam Closed System dengan Kandungan TKDN Tinggi Berhasil Dibuat di Leuwisadeng Bogor

Sebarkan artikel ini
kandang ayam closed system
Ketua Tim Pelaksana Penelitian Dr. Herry Agung Prabowo, MSc (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Ikut membantu dunia usaha khususnya peternak ayam potong dalam membangun kandang yang lebih murah, Dosen Universitas Mercubuana (UMB) Jakarta lakukan terobosan dengan membuat kandang ayam closed system yang mengutamakan komponen dalam negeri dalam pembuatannya.

Berdasarkan wawancara tim redaksi dengan Ketua Tim Pelaksana Penelitian Dr. Herry Agung Prabowo, MSc, saat ini kandang ayam closed system yang dibangun dan dimiliki peternak khususnya di wilayah Bogor Jawa Barat sebagian besar menggunakan komponen import dan memiliki kandungan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) rata-rata 30-40 % dengan biaya sekitar Rp 2 juta/m2.

image 2025 06 02T173350.433
Kandang Ayam Closed System

Sebagai seorang peneliti yang memiliki kepedulian terhadap masalah ini, maka Dr Herry melihat adanya peluang untuk meningkatkan TKDN kandang hingga direncanakan mencapai minimal 60% dengan biaya produksi Rp 1.2-1.5jt/m2. Dengan TKDN yang lebih tinggi juga otomatis akan menurunkan biaya pembuatan kandang tersebut per m2.

Dengan menggandeng PT Global Atria Lestari (GAL) sebagai mitra, Dr Herry dapat melakukan riset yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi melalui program pendanaan hibah dana padanan (kedaireka).

PT GAL sendiri merupakan salah satu kontraktor pembuatan berbagai tipe kandang ayam yang andal karena sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun.

Menurut Manajer Operasionalnya Bpk. Bagus Widiatmoko, PT GAL sangat mendukung Inovasi yang dicetuskan Dr. Herry ini karena memang sangat dibutuhkan masyarakat peternak ayam potong khususnya di wilayah Leuwisadeng Bogor ini, mengingat semakin meningkatnya permintaan ayam potong dari tahun ke tahun yang tentunya membutuhkan juga kandang-kandang baru yang berbiaya murah namun tetap menghasilkan ayam potong berkualitas sesuai standard.

image 2025 06 02T173838.565

Proyek riset Hibah Program Dana Padanan (PDP) yang dijalankan Dr Herry ini juga mendapat dukungan dari Pimpinan Universitas Mercu Buana (UMB) dimana Dr Herry berkiprah selama ini khususnya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) yang diketuai oleh Dr. Dafit Feriyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *