Kebutuhan terhadap sistem berbasis kecerdasan buatan di sektor kesehatan dan farmasi terus meningkat karena mampu mempercepat proses penelitian yang biasanya memerlukan sumber daya besar.
OpenAI menegaskan GPT-Rosalind bukan dibuat untuk menggantikan ilmuwan.
Sebaliknya, teknologi ini ditujukan sebagai alat pendukung agar peneliti dapat bekerja lebih efisien dalam menyelesaikan tugas kompleks, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di dunia sains dan kesehatan global.(*)
