KITAINDONESIASATU.COM – Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa iPhone 17 Pro dari Apple mungkin memiliki daya tahan lebih rendah dibandingkan iPhone 16 Pro.
Laporan menyebutkan bahwa Apple berencana mengganti rangka titanium yang digunakan dalam dua generasi iPhone Pro terakhir dengan bahan aluminium untuk model iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max.
Namun, model iPhone 17 Air yang dikabarkan akan menggantikan varian Plus masih berpotensi mempertahankan bingkai titanium.
Dalam laporan investor yang diperoleh MacRumors, analis rantai pasokan Apple, Jeff Pu, mengungkapkan bahwa model iPhone 17 Pro kemungkinan besar akan menggunakan rangka aluminium alih-alih titanium.
Penggunaan aluminium bisa membuat iPhone 17 Pro kurang tahan lama dibandingkan pendahulunya, serta pesaingnya seperti Galaxy S25 Ultra dan ponsel flagship Ultra lainnya.
Aluminium lebih rentan terhadap goresan jika terjatuh di permukaan keras seperti beton, sedangkan titanium memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap benturan.
Menurut Jeff Pu, keputusan Apple untuk beralih ke aluminium didasarkan pada pertimbangan lingkungan.
Aluminium memiliki jejak karbon lebih rendah dibandingkan titanium, dan Apple tengah berupaya mencapai target netralitas karbon dalam seluruh produk dan rantai pasokannya pada tahun 2030.
Apple juga bisa memanfaatkan perubahan ini untuk memasarkan iPhone 17 sebagai iPhone pertama yang netral karbon.
Selain itu, titanium lebih sulit untuk diproses, yang mungkin menjadi faktor lain dalam keputusan Apple untuk kembali menggunakan aluminium.
Meski demikian, ini masih sebatas rumor dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple. Para penggemar dan calon pengguna disarankan untuk menunggu informasi lebih lanjut sebelum mengambil kesimpulan.- ***





