“Awalnya saya cuma butuh motor harian yang simpel, irit, nyaman, dan bagasinya besar. Tapi karena saya bergerak di industri kreatif, motor ini akhirnya saya buat sebagai representasi visual dari karakter dan selera saya. Modifikasinya bukan untuk menarik perhatian, tetapi sebagai ekspresi diri. Anak-anak muda lain justru membuka perspektif saya bahwa modifikasi bukan soal performa saja, tapi soal identitas,” ungkapnya.***
Ide Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Ala Anak Muda: Tampil Beda, Anti Mainstream, dan Penuh Karakter

