KITAINDONESIASATU.COM – Belakangan ini, istilah bahasa gaul “we listen, we don’t judge” atau “we listen but we don’t judge” ramai digunakan oleh pengguna media sosial seperti TikTok dan X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).
Frasa ini menjadi populer sebagai tren yang sering muncul dalam berbagai konten media sosial.
Karena popularitasnya, banyak pengguna yang penasaran dengan arti istilah “we listen, we don’t judge” tersebut. Jadi, apa sebenarnya makna dari frasa ini yang sedang viral di media sosial?
BACA JUGA : Kabar duka datang dari dunia TikTok
Makna “We Listen, We Don’t Judge”
Seperti halnya bahasa gaul lainnya di media sosial, istilah ini memiliki konteks dan kebiasaan penggunaannya.
Di platform seperti TikTok, frasa ini sering digunakan dalam konten yang melibatkan beberapa orang.
Biasanya, setiap peserta mengungkapkan kekurangan, keburukan, atau hal-hal yang tidak disukai baik tentang dirinya sendiri maupun orang lain.
Secara harfiah, “we listen, but we don’t judge” berarti “kami mendengarkan, tetapi kami tidak menghakimi atau mengejek.”
Arti ini sejalan dengan cara istilah tersebut digunakan, yaitu sebagai bagian dari permainan atau tantangan untuk berbagi hal-hal negatif tanpa rasa takut akan dihakimi oleh orang lain.
Tren ini menjadi viral karena sifatnya yang menghibur. Dalam tantangan ini, pengguna media sosial bebas menceritakan berbagai hal—baik yang memalukan maupun lucu—yang membuat permainan ini menarik untuk diikuti.





