KITAINDONESIASATU.COM – China merayakan Hari Nasional pada 1 Oktober 2024 dengan pertunjukan spektakuler menggunakan 10.197 drone di Shenzhen.
Pertunjukan ini bertema “City in the Sky, with Great Possibilities,” dan akan berlangsung di lima lokasi selama tujuh hari digelar tanggal 1 hingga 7 Oktober 2024.
Acara ini juga mencetak dua rekor Guinness World untuk jumlah drone terbanyak yang dikendalikan oleh satu komputer dan yang terlibat dalam pertunjukan cahaya.
Pada tanggal 1 Oktober 2024, China merayakan Hari Nasional dengan pertunjukan spektakuler menggunakan 10 ribu drone yang menghiasi langit.
Acara ini berlangsung di Shenzhen dan menampilkan formasi yang menakjubkan, termasuk gambar bendera nasional dan simbol-simbol penting lainnya, sebagai bagian dari perayaan 75 tahun berdirinya Republik Rakyat China.
Pertunjukan ini merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah negara tersebut, menciptakan suasana yang meriah dan mengesankan bagi penonton.
Drone dalam pertunjukan light show, seperti yang direncanakan di China, dikendalikan secara bersamaan melalui sistem komputer terpusat.
Setiap drone menggunakan GPS dan sensor untuk menentukan posisi dan formasi terbangnya.
Desainer merancang pola gerakan dan warna lampu, yang kemudian diprogram ke dalam sistem.
Dengan cara ini, drone dapat berkoordinasi untuk terbang dalam formasi yang harmonis dan menampilkan efek cahaya yang menarik tanpa intervensi pilot langsung.
Untuk mengendalikan drone secara bersamaan, diperlukan perangkat khusus, yaitu pengontrol penerbangan yang terintegrasi dengan sistem komputer terpusat.
Sistem ini mengelola komunikasi dan koordinasi antara drone menggunakan teknologi GPS dan sensor untuk menentukan posisi dan formasi.
Selain itu, perangkat lunak khusus seperti Betaflight juga dapat digunakan untuk mengatur fitur penerbangan dan stabilisasi drone14.
Penggunaan algoritma kontrol canggih seperti Kalman Filter juga membantu dalam pengambilan keputusan untuk menjaga kestabilan dan responsivitas selama penerbangan.*





