Irawansyah juga menyoroti beban psikologis yang dirasakan oleh Armor dan keluarganya akibat reaksi masyarakat.
“Armor harus siap menghadapi hukuman masyarakat, yang betul-betul dirasakan oleh keluarga dan Armor,” tambahnya.
Lebih lanjut, Irawansyah mengungkapkan bahwa alasan utama pengajuan restorative justice adalah masa depan anak-anak Armor yang masih sangat kecil.
“Kebayang enggak sih, anak Armor yang paling besar baru 4 tahun, dan ada 3 anak lainnya yang semuanya masih sangat membutuhkan kasih sayang dan biaya hidup. Meskipun negara telah hadir, sebaik-baiknya pengasuh anak adalah orangtuanya sendiri,” tuturnya.
Terkait dengan penyesalan, Irawansyah menegaskan bahwa Armor sangat menyesal atas kejadian ini dan berharap mendapat doa dari masyarakat untuk mendapatkan jalan terbaik dalam menyelesaikan masalah ini.
“Armor sangat menyesal dan sangat terpukul dengan hal ini. Dia tadi menyampaikan permintaan maaf dan mohon doanya,” katanya.
Perselingkuhan
Di sisi lain, Irawansyah juga membantah tuduhan perselingkuhan yang sempat mencuat dalam kasus ini.



