Warga yang emosi sempat melakukan pengrusakan sejumlah bagian bangunan yang diduga merupakan bagian dari gedung milik ponpes tersebut, meminta agar para terduga pelaku untuk keluar dari dalam pondok pesantren.
Petugas kepolisian yang dikerahkan dari Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi sempat kewalahan menghalau warga yang sudah berkumpul didepan ponpes, dan sempat kesulitan saat akan mengamankan para terduga pelaku ke Polres Metro Bekasi.
Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Widodo Saputro menjelaskan, saat ini kedua terduga pelaku sudah berhasil diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan terhadap keduanya oleh tim unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi.
“Kedua pelaku sudah kami amankan, dan sedang kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, pendalaman,” jelas Widodo di Polres Metro Bekasi.
Menurutnya, saat petugas kepolisian akan mengamankan para terduga pelaku warga berusaha merangsek mendekati pelaku sebelum dimasukan ke dalam mobil petugas kepolisian untuk diamankan.
“Warga ingin membantu polisi aja, setelah dijelaskan bahwa yang satunya sudah diamankan kemudian warga juga meninggalkan tempat,” kata Widodo.
“Korban yang melapor sudah ada 3 kita masih melakukan penyelidikan lagi karena masih ada korban,” lanjutnya.
Namun Widodo belum mau mengungkap secara detail identitas dari para terduga pelaku tindak asusila terhadap para santriwati di lingkungan ponpes Al Qona’ah tersebut, dan saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi termasuk ketiga korban.

