Sementara itu, Kapolsek Pulogadung Kompol Suroto mengungkapkan bangunan yang menjadi lokasi temuan kerangka manusia ini kosong selama bertahun-tahun.
“Bangunan tersebut yang kurang lebih 3 tahun kosong, tidak disewakan kembali,” ujar Suroto dalam keterangannya, Senin (14/10).
Ia mengatakan bahwa gabungan piket fungsi Polsek Pulogadung sudah menyelidiki dengan mengolah TKP (tempat kejadian perkara).
Pihaknya juga bekerja sama dengan tim INAFIS ((Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Timur, dan piket fungsi Polres Jakarta Timur.
Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi masih berusaha mengidentifikasi jenazah tersebut.
“Sudah jadi tulang belulang. Pihak kepolisian melakukan penyelidikan, melakukan identifikasi terhadap kerangka atau tengkorak manusia tersebut,” ujarnya. (Aris MP)

