“Kemudian kami juga melakukan identifikasi kepada 7 korban jenazah tersebut dan sudah ada 4 keluarga yang datang ke RS Polri untuk melakukan identifikasi apakah dari 7 jenazah tersebut merupakan salah satu anggota keluarga mereka,” ujarnya.
Audy juga menyebut proses otopsi terhadap ketujuh jenazah korban di rumah sakit Polri Kramatjati masih berlangsung hari ini. Sedangkan, dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan juga didapatkan barang bukti sebanyak 21 bilah senjata tajam serta 30 unit sepeda motor, dan 8 unit handphone.
“Penyelidikan ini dilakukan dengan melakukan kolaborasi interprofesi. Jadi kita tidak hanya mengedepankan penyelidikan biasa, tapi mengedepankan scientific crime investigation. Jadi proses ini akan dilakukan secara akuntabel untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi,” tutup Audy. (Eka Jaya Saputra).


