Tak lama, kata Audy sekira jam 03:30 WIB tiba tim patroli presisi perintis Polres Metro Bekasi Kota ke lokasi tersebut, melihat kedatangan petugas puluhan remaja itu berusaha melarikan diri menghindari pemeriksaan petugas patroli.
“Ada yang mengarah ke Perumahan Warga di Jalan P1 dan ada juga beberapa yang mengarah ke arah Kali Bekasi. Jadi dari keterangan para saksi, kami memperoleh keterangan bahwa ada beberapa saksi yang meloncat ke Kali Bekasi dan ada beberapa yang memang tidak berani untuk meloncat karena melihat kondisi tempat yang tidak memungkinkan dan gelap, sehingga ada beberapa orang yang diamankan oleh tim perintis,” kata Audy.
Lebih lanjut Audy menyebut dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap para remaja tersebut, sebanyak 22 orang berhasil diamankan, di antaranya 3 orang yang terbukti kedapatan membawa senjata tajam.
Guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban lainnya, pihak kepolisian bersama Basarnas, BPBD Kota Bekasi masih melakukan penyisiran di sekitar Kali Bekasi lokasi ke tujuh jenazah korban ditemukan.
“Ini dari hasil tindakan kepolisian yang telah dilakukan, yaitu melakukan olah TKP, mengevakuasi jenazah ke RS Polri, melakukan pemeriksaan terhadap 23 saksi, melakukan prioritas rekonstruksi, dan berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, dan tim SAR,” ucapnya.
Selain itu juga Polres Metro Bekasi Kota membuka posko orang hilang bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Audy mengatakan masyarakat bisa melaporkan ke posko orang hilang tersebut.

