Berita UtamaHukum

KRONOLOGI Siswa Kelas 4 SD jadi Korban Perundungan, Dipaksa Makan Roti Isi Tusuk Gigi

×

KRONOLOGI Siswa Kelas 4 SD jadi Korban Perundungan, Dipaksa Makan Roti Isi Tusuk Gigi

Sebarkan artikel ini
KRONOLOGI Siswa Kelas 4 SD jadi Korban Perundungan, Dipaksa Makan Roti Isi Tusuk Gigi
Proses pengambilan duri tersebut cukup dramatis, mengingat bocah perempuan berhijab itu sempat merasa kesakitan dan menangis selama tindakan berlangsung.

KITAINDONESIASATU – Viral di media sosial, beginilah kronologi siswa kelas 4 SD jadi korban perundungan sadis. Korban dipaksa makan roti penuh dengan isi tusuk gigi.

Kasus bullying di kalangan pelajar kembali terjadi, kali ini menimpa seorang pelajar kelas 4 Sekolah Dasar (SD). 

Korban dipaksa oleh temannya untuk makan roti yang diisi dengan duri sejenis tusuk gigi tipis berbahan plastik. 

Akibat kejadian tersebut, siswi tersebut harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA : Dipaksa Makan Roti Berisi Tusuk Gigi Kasus Pembulian di Sekolah

Kronologi Tindak Perundungan Roti Tusuk Gigi

Seorang netizen sekaligus perawat membagikan kisah ini melalui akun Instagram pribadinya, @elyandaa_. 

[ruby_related heading=”Baca Juga” total=5 layout=1 offset=5]

Dalam unggahannya, sang perawat membagikan momen ketika dirinya berusaha mengambil duri yang menyangkut di mulut bocah tersebut. 

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @elyandaa_, terlihat pelajar tersebut duduk di kursi roda sementara perawat berusaha mengeluarkan duri yang tersangkut di mulutnya.

“Awalnya memang adek ini nangis terus tapi lama-lama kita bujuk dengan baik-baik akhirnya durinya berhasil dikeluarkan,” tulisnya pada Minggu, 1 September 2024. 

Proses Pengambilan Duri

Proses pengambilan duri tersebut cukup dramatis, mengingat bocah perempuan berhijab itu sempat merasa kesakitan dan menangis selama tindakan berlangsung. 

Perawat tersebut menyebutkan bahwa duri tersebut sudah hampir masuk ke ujung tenggorokan dengan posisi melintang, yang pastinya sangat menyakitkan bagi bocah tersebut. 

“Saat diambil durinya sudah hampir mau masuk ke ujung tenggorokan dengan posisi melintang. Pasti sakit banget adek ini, untung adek ini kooperatif,” tulis @elyandaa_, dalam keterangan videonya.

Beruntung, sang bocah kooperatif sehingga duri berhasil dikeluarkan.

Perawat tersebut menggunakan alat seadanya yang ada di IGD untuk mengeluarkan duri tersebut, yang ukurannya sekitar 3 sentimeter. 

Dia juga menyarankan kepada teman-teman untuk mempause video jika ingin melihat seberapa panjang durinya.

“Makin ke sini makin marak banget kasus pembully4n. Bener-bener aku benci banget sama pelaku dan yang menormalisasi kan hal-hal seperti ini,” tegas @elyandaa_,

Dari kejadian ini, dia pun mengajak masyarakat untuk berjuang dan melawan keras aksi pembullyan

“Pokoknya untuk semuanya kita sama-sama berjuang melawan dan menentang keras pelaku pembully4n!!!,” tandasnya.

Dari kejadian ini, dia mengajak masyarakat untuk berjuang dan menentang keras aksi perundungan.

Hingga berita ini dibuat, lokasi kejadian belum diketahui. Video yang diunggah ulang oleh akun X @kegblgnunfaedh tersebut menjadi viral, dengan lebih dari 143,2 ribu akun yang telah menontonnya dan beragam komentar dari netizen yang menyesalkan kejadian tersebut.

“Ini anak kecil bisa ngebully sampe kayak gini? Sakit mental sih,” kata @alvina***

“Ini harus segera diusut, anak jahat harus benar-benar dihukum,” tambah @0pol***

“Kondisi dunia pendidikan di +62 sungguh mengerikan,” ucap @heral***

“Parah banget, gurunya ngapain aja sih kok gak tau apa yang terjadi sama muridnya,” ucap @relet***

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib dan pasal apa yang menjerat para pelaku,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *