Hukum

Kecelakaan di Wilayah Polresta Malang Kota Turun 50 Persen

×

Kecelakaan di Wilayah Polresta Malang Kota Turun 50 Persen

Sebarkan artikel ini
fitri
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Fitria Wijayanti. foto: suryamalang

KITAINDONESIASATU.COM – Polresta Malang Kota terus menekan angka kecelakaan dengan menerjunkan tim khusus untuk kawasan rawan kecelakaan lalu lintas.

Ada beberapa kawasan rawan kecelakaan di wilayah Polres Malang antara lain, kawasan Jalan MT Hariyono (Pasar Dinoyo), Jalan Tumenggung Suryo (depan SMPN 5) dan Jalan S Supriyadi (pertigaan Kacuk) Kota Malang.

Untuk itu, Kepala Satuan Lalu-Lintas (Kasatlantas), Kompol Fitria Wijayanti mengatakan bahwa pihaknya akan menerjunkan tim khusus di kawasan ini.

Lebih lanjut Kompol fitria menjelaskan data kecelakaan lalu lintas pada Januari hingga Oktober 2024 di Kota Malang tercatat 192 kejadian.

Angka ini 50 persen lebih sedikit dari kejadian pada periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 384 kejadian kecelakaan lalu lintas.

“Namun karena saat ini musim kampanye calon kepala daerah, maka aktivitas berkendara masyarakat akan lebih tinggi,” imbuh perempuan berhijab ini, Senin (14/10/2024).

Untuk berkaitan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2024, Kompol Fitria akan menyampaikan kepada pelanggar yang tidak tertib dalam berkendara.

Misalnya, menggunakan handphone saat berkendara, knalpot brong dan balap liar.

Selain itu juga pengendara yang tidak memakai kendaraan sesuai dengan spek seharusnya, tidak memakai helm dan yang melawan arus.

Untuk itu bagi masyarakat yang berkendara, Kompol Fitria juga meminta untuk menaati aturan dan etika berlalu lintas.

Seperti menggunakan helm, membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, dan menggunakan kendaraan sesuai standar.

“Siapapun yang melanggar, nantinya akan dikenakan sanksi tilang, baik secara manual maupun elektronik,” pungkas Kompol Fitria.

Dalam Operasi Zebra Semeru 2024 yang berlangsung mulai tanggal 14-27 Oktober 2024, Polresta Malang Kota mengerahkan 250 personel.

Dalam operasinya polisi tidak melakukan sedirian namun akan melibatkan berbagai unsur, mulai TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Upaya menekan angka kecelakaan lalu-lintas menjadi salah satu fokus, seiring adanya Pemilu Kepala Daerah 2024.

“Khususnya yang berkaitan dengan pengerahan massa saat kampanye.” **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *