KITAINDONESIASATU.COM – Denden Imadudin Soleh, yang menjabat sebagai Ketua Tim Keamanan Informasi pada Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, diduga terlibat dalam kasus judi online (judol) bersama beberapa pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Akun Instagram Denden menunjukkan gaya hidup mewah, termasuk kecintaannya pada sepak bola, koleksi sepatu, serta perjalanan ke berbagai negara bersama keluarga.
Selain itu, ia kerap menonton konser bersama keluarga dan teman-temannya.
Denden dan sepuluh pegawai Komdigi lainnya diduga telah ‘melindungi’ sekitar 1.000 situs judi online, meskipun memiliki wewenang untuk memblokir hingga 5.000 situs.
BACA JUGA : Respon Budi Arie Usai 11 Staf Kemkomdigi Terlibat Kasus Judi Online ‘Bagus Itu’
Dengan hanya memblokir 4.000 situs, mereka menerima keuntungan sekitar Rp8,5 juta untuk setiap situs yang tidak diblokir.
Denden juga dikenal memiliki ambisi politik, termasuk menjadi calon bupati Sumedang pada pemilu 2024, yang kabarnya didukung oleh dana cukup besar.
Nama Fakhri Dzulfiqar
Nama lain yang juga terseret adalah Fakhri Dzulfiqar, seorang pegawai PSE di Kementerian Komunikasi dan Digital yang juga ditangkap dalam kasus ini.
Akun media sosial Twitter, @PartaiSocmed, membagikan foto mereka dan mengungkap bahwa Fakhri kerap memamerkan mobil-mobil edisi terbatas sejak diduga berhubungan dengan bandar judi online pada akhir 2022.
Menurut profil LinkedIn-nya, Fakhri merupakan lulusan Universitas Pasundan Bandung dan bekerja di Kemkomdigi sejak 2020.
