FeatureNews

Mengenang Perjuangan Nyonya Meneer

×

Mengenang Perjuangan Nyonya Meneer

Sebarkan artikel ini
nyonya meneer
Foto istimewa

… lanjutan Nyonya Meneer

Perusahaan ini terus berkembang dengan melibatkan anak-anaknya. Pada 1940, putrinya, Nonnie (Ong Djian Nio), membuka cabang di Jakarta, di Jalan Juanda, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di bawah kepemimpinan Nyonya Meneer dan putranya, Hans Ramana, perusahaan mengalami pertumbuhan pesat.

Beliau meninggal dunia tahun 1978 atau menginjak umur 83 tahun, tetapi warisannya terus hidup melalui generasi kedua dan ketiga, yang di kelola oleh cucunya, Charles Saerang. Meskipun awalnya ada lima bersaudara yang mengelola perusahaan, mereka memutuskan untuk berpisah dan kini Charles Saerang menjadi satu-satunya pemilik dan pengendali perusahaan. Dengan segala perjuangan dan inovasi yang telah di torehkan, Nyonya Meneer bukan hanya menjadi nama, tetapi juga simbol kekuatan wirausaha wanita di Indonesia, yang menginspirasi generasi masa kini dan yang akan datang.

Baca Juga  Hari H Lebaran Tetap Lancar! Kakorlantas Ungkap Strategi Rekayasa Lalin yang Bikin Arus Terkendali

Sayangnya Jamu Cap Nyonya Meneer yang berdiri sejak tahun 1919  berpusat di Semarang, Jawa Tengah, di nyatakan pailit oleh pengadilan pada 2017 setelah berproduksi selama 98 tahun. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *