FeatureNews

Mengenang Perjuangan Nyonya Meneer

×

Mengenang Perjuangan Nyonya Meneer

Sebarkan artikel ini
nyonya meneer
Foto istimewa

“Gantian dong duduknya, capek berdiri. Ah baru berdiri berapa menit udah capek. Masak kalah sama Nyonya Meneer berdiri sejak 1919,” Itulah potongan candaan yang sering di gaungkan anak muda yang lagi nongki.

KITA INDONESIASATU.COMNgomongin Nyonya Meneer langsung teringat jamu. Di Indonesia tumbuh subur perusahaan jamu. Namun yang terkenal di masyarakat ada tiga besar produsen jamu yaitu Jamu Nyonya Meneer, Jamu Jago, dan Jamu Air Mancur.

Masyarakat Indonesia memperingati Hari Jamu Nasional setiap tanggal 27 Mei. Peringatan tersebut di usulkan sebagai momen kebangkitan Jamu Indonesia sekaligus meresmikan jamu sebagai kearifan lokal milik Indonesia. 

Baca Juga  Komisi II DPR: Kejagung Mulai Dalami Dugaan Pelanggaran Kasus Pagar Laut

Kembali ke Nyonya Meneer, perempuan yang di lahirkan di Sidoarjo, Jawa Timur, tahun 1895 ini, memiliki nama asli Lauw Ping Nio. Ia seorang wirausahawan wanita yang di kenal sebagai pelopor industri jamu di Indonesia. Nama “Meneer” di ambil dari kata “Menir,” yaitu sisa butir halus penumbukan padi. Yang merupakan hasil dari keinginan sang ibu saat mengandungnya. Ejaan Belanda yang di gunakan pada saat itu mengubah “Menir” menjadi “Meneer,” yang menjadi nama legendaris.

Tak lama setelah menikah dengan Ong Bian Wan, Nyonya Meneer pindah ke Semarang. Tahun 1900-an, suaminya jatuh sakit parah dan berbagai usaha pengobatan tidak berhasil. Antara putus asa dengan tidak, Ia kembali pada tradisi keluarganya dengan meramu jamu Jawa yang telah di wariskan oleh orang tuanya. Keajaiban terjadi ketika suaminya sembuh, dan dia berkanji untuk memproduksi jamu sebagai cara untuk membantu orang lain di sekitarnya.

Dengan peralatan dapur yang sederhana, ia mulai memproduksi jamu untuk keluarga, tetangga, dan masyarakat. Melihat antusiasme yang besar, Ia mulai mengembangkan usahanya. Pada tahun 1919, berkat dorongan dari keluarga, ia mendirikan “Jamu Cap Potret Nyonya Meneer,” yang menjadi cikal bakal salah satu industri jamu terbesar di Indonesia. Ia bahkan mencantumkan nama dan potret dirinya pada kemasan jamunya sebagai bentuk keakraban dan keterikatan dengan pelanggan.

Baca Juga  Layanan SIM Keliling Polres Gresik Sabtu, 28 Juni 2025 Simak Jadwal dan Lokasinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *