Feature

Ekspo Mahasiswa Seni Teater ISI Surakarta Tampilkan Wayang Wong Menguatkan Kembali Warisan Budaya

×

Ekspo Mahasiswa Seni Teater ISI Surakarta Tampilkan Wayang Wong Menguatkan Kembali Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
ISI surakarta
Ilustrasi pementasan Prodi Seni Teater ISI Surakarta. foto: dokumen isi surakarta

KITAINDONESIASATU.COM – Program Studi (Prodi) Seni Teater Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta bersama Himpunan Mahasiswa Teater ISI Surakarta (HIMATIS) sukses menyelenggarakan Ekspo Mahasiswa pada 12 Desember 2025 di Gedung Teater Kecil ISI Surakarta.

Acara ini menjadi wadah ekspresi kreatif sekaligus upaya nyata Prodi Seni Teater ISI Surakarta dalam memperkenalkan kembali seni teater tradisional kepada masyarakat luas, terutama kalangan generasi muda.

Acara Ekspo Mahasiswa kali ini menghadirkan beragam pertunjukan seperti: Tari Eko Prawiro, Tari Kiprah Ratu Sewu, Geguritan, dan Wayang Wong yang bertajuk Nglawan Takdir bentuk sanggit atau adaptasi dari Wisanggeni Takon Bapa potongan dari cerita utuh Mahabarata.

Baca Juga  Lirik Lagu Maju Tak Gentar Menggugah Semangat Patriotisme

Pertunjukan yang ditampilkan merupakan karya yang lahir dari proses pembelajaran dan ujian mata kuliah Wayang Wong dengan dosen pengampu Dr Eko Wahyu Prihantoro, S.Sn., M.Sn. , Dr Bagong Pujiono, S.Sn., M.Sn, dan Mellany Octa Salsabila Sugiarto, S.Pd., M.Pd, simak sosial media proditeater_isisurakarta dan himatis26.

Wayang wong yang ditampilkan pada expo ini merupakan hasil langsung dari proses akademik Dr Eko menekankan pentingnya pemahaman mendalam atas tradisi teater klasik bagi mahasiswa, sekaligus kebebasan kreatif untuk menafsirkan kembali warisan itu dalam bentuk yang relevan bagi penonton modern.

Baca Juga  Ngopi Sambil Menikmati Pemandangan Kota di Tangerang

Menurutnya Eko proses pembuatan pementasan bukan sekadar latihan teknis tetapi juga perjalanan spiritual dan intelektual yang menghubungkan mahasiswa dengan akar budaya teater Jawa.

“Proyek ini lebih dari sebuah ujian; ini adalah dialog antara tradisi dan masa kini, dan melestarikan teater klasik Jawa juga bagian dari tanggung jawab budaya bagi mahasiswa seni teater,” ujar Eko saat sesi tanya jawab dengan pengunjung. (Candra Arif Rachman Hakim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *