KITAINDONESIASATU.COM – Hari Guru, Guru adalah sosok penting dalam dunia pendidikan yang berperan besar dalam membentuk masa depan generasi muda. Tidak hanya mengajarkan pengetahuan, guru juga menanamkan nilai-nilai karakter, moral, dan etika.
Demi menghargai kontribusi besar para guru, berbagai negara menetapkan tanggal khusus sebagai Hari Guru, termasuk Indonesia yang memperingati Hari Guru Nasional. Lantas, kapan tepatnya Hari Guru Sedunia dan Hari Guru Nasional diperingati? Berikut adalah penjelasan lengkapnya, mulai dari tanggal peringatan hingga sejarahnya.
Kapan Hari Guru Sedunia Diperingati?
Hari Guru Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Oktober. Peringatan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1994 dan diinisiasi oleh UNESCO bekerja sama dengan Organisasi Buruh Internasional (ILO), UNICEF, dan Education International (EI). Hari Guru Sedunia bertujuan menghargai peran guru di seluruh dunia dalam membangun pendidikan berkualitas, serta menyadarkan publik mengenai tantangan dan dukungan yang dibutuhkan oleh para guru.
Berdasarkan buku Guru Merdeka Membangun Peradaban karya Kung Soeparman, peringatan Hari Guru Sedunia memiliki makna mendalam sebagai bentuk apresiasi terhadap guru yang berdedikasi untuk meningkatkan mutu pendidikan global. Hari Guru Sedunia bukan hanya soal merayakan kontribusi guru, melainkan juga menyuarakan pentingnya kesejahteraan dan dukungan yang dibutuhkan guru dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era modern.
Pada tahun 2024, tema Hari Guru Sedunia adalah “Valuing teacher voices: Towards a new social contract for education” atau “Menghargai Suara Guru: Menuju Kontrak Sosial Baru dalam Pendidikan.” Tema ini menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi dan pandangan para guru dalam upaya membangun sistem pendidikan yang lebih baik. Suara guru dianggap krusial dalam merancang kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di tengah tantangan global yang semakin kompleks. UNESCO dalam laman resminya menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membangun generasi mendatang yang siap menghadapi tantangan zaman.
Sejarah dan Makna Hari Guru Nasional di Indonesia
Di Indonesia, Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November, bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tahun 1945. Organisasi ini menjadi wadah bagi para guru di seluruh Indonesia untuk berjuang demi kemajuan pendidikan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang baru saja merdeka saat itu.
Peringatan Hari Guru Nasional ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, sebagai penghormatan atas jasa dan pengorbanan para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hari Guru Nasional tidak hanya dianggap sebagai perayaan tahunan, melainkan juga sebagai pengakuan terhadap kontribusi luar biasa guru dalam pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Peringatan Hari Guru Nasional umumnya dirayakan dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera di sekolah-sekolah hingga pemberian penghargaan kepada guru berprestasi. Beberapa sekolah juga mengadakan acara-acara yang melibatkan guru dan siswa untuk mempererat hubungan serta mengapresiasi jasa para guru. Peringatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan momen yang menyatukan guru, siswa, dan masyarakat untuk meningkatkan apresiasi terhadap profesi guru.
Sejarah Terbentuknya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)
Lahirnya PGRI pada 25 November 1945 merupakan tonggak penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia. Pada tanggal 24-25 November 1945, diadakan Kongres Guru Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, yang menghasilkan pembentukan organisasi PGRI. Tujuan PGRI adalah menjadi wadah perjuangan guru-guru Indonesia yang saat itu sedang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman kolonial.
Pada masa itu, guru di Indonesia tidak hanya berfokus pada pengajaran, tetapi juga menjadi bagian dari perjuangan kemerdekaan. Melalui PGRI, para guru berjuang untuk memajukan pendidikan yang mampu mencetak generasi penerus yang tangguh dan patriotik. PGRI terus berkembang hingga saat ini, berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan menjadi mitra pemerintah dalam merancang berbagai kebijakan pendidikan.
Seiring berjalannya waktu, peran PGRI tidak hanya untuk memperjuangkan hak-hak guru, tetapi juga memastikan bahwa pendidikan di Indonesia dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Pengaruh PGRI dalam dunia pendidikan di Indonesia sangat besar, mulai dari mengadvokasi kesejahteraan guru hingga mengusulkan program-program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Mengapa Hari Guru Nasional Dirayakan pada 25 November?
Tanggal 25 November dipilih sebagai Hari Guru Nasional karena bertepatan dengan hari lahir PGRI. Dengan menjadikan tanggal ini sebagai Hari Guru Nasional, pemerintah Indonesia ingin menegaskan pentingnya peran guru dalam pembangunan nasional. Penetapan Hari Guru Nasional melalui Keppres No. 78 Tahun 1994 menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghormati dan menghargai kontribusi guru dalam mencerdaskan bangsa.
Tanggal ini juga dipilih sebagai momen bagi masyarakat Indonesia untuk menyadari pentingnya peran guru dalam pengembangan sumber daya manusia. Melalui pendidikan yang berkualitas, guru memberikan kontribusi langsung dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh para generasi muda untuk menghadapi dunia yang semakin kompleks.
Peran Guru dalam Pendidikan Nasional
Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, pendidik, dan teladan bagi siswa-siswanya. Dalam proses belajar-mengajar, guru menjadi pemimpin yang membantu siswa untuk memahami materi, berpikir kritis, serta mengembangkan keterampilan sosial dan emosional. Di tengah era digital seperti sekarang, peran guru semakin menantang. Guru harus mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran tanpa kehilangan esensi dari pendidikan itu sendiri.
Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia mengingatkan kita pada perjuangan dan dedikasi para guru. Tantangan yang dihadapi oleh guru saat ini, seperti kurangnya dukungan, beban kerja yang berat, hingga keterbatasan fasilitas, menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dukungan terhadap kesejahteraan guru, pelatihan, dan peningkatan kualitas lingkungan kerja menjadi kunci untuk memperkuat pendidikan di Indonesia.
Menghargai Peran Guru untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Peringatan Hari Guru Sedunia pada 5 Oktober dan Hari Guru Nasional pada 25 November mengajarkan kita untuk tidak melupakan jasa-jasa guru. Kedua hari ini tidak hanya berfungsi sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai pengingat bahwa guru adalah pondasi dari kemajuan suatu bangsa. Tanpa guru yang berdedikasi, sulit bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berkarakter.
Menghormati dan mendukung para guru adalah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi pendidikan. Melalui perhatian dan dukungan yang diberikan, kita dapat membangun dunia pendidikan yang lebih baik, inklusif, dan berkelanjutan. Guru bukan hanya pengajar; mereka adalah pejuang masa depan yang berperan besar dalam menentukan arah perjalanan generasi mendatang.



Respon (2)