Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Bahagia Dachi, mengungkapkan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap insiden ini.
Adapun identitas kedelapan anggota Brimob Polda Sulut yang terlibat adalah Aipda HT (Yanma Polda Sulut), Bripka MN (Ditnarkoba Polda Sulut), Bripka AL, Bripda MLL, Bripda WKD, Bripda FM, Bripda HL, dan Bripda HS (Satbrimob Polda Sulut). Mereka diduga berada di lokasi tambang saat insiden tersebut terjadi.
Brigjen Bahagia Dachi menyatakan bahwa motif dari penembakan ini masih belum diketahui dan tengah diselidiki lebih lanjut oleh Unit Propam dan Kriminal Umum (Krimum) Polda Sulut.
Ia juga menambahkan, “Yang jelas anggota yang jaga sudah kami tarik, sudah kita periksa bahkan sudah kita patsus (penempatan khusus).”
Lebih lanjut, Kapolda Sulut telah memerintahkan agar anggota yang terbukti melanggar prosedur akan mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya.***


