Komentar ini menyentuh ironi bahwa masyarakat lebih antusias mendengar suara hiburan daripada panggilan ibadah.
Akun @meydhia juga menulis dalam bahasa Sunda, “tempo aya suara karoke di masjid rariweh ai tempo waktu adan areweuh duh” (Dulu ada suara karaoke di masjid serbu, waktu adzan mah pada ogah).
“Karaoke Mistis” atau Sekadar Prank?
Ada yang menganggap ini fenomena mistis karena suara keluar dari masjid tanpa sumber yang jelas. Namun, akun @riyenk_fs menulis, “Bluetooth itu mah, krn putus putus, sengaja prank,” (47 likes).
Teori prank atau iseng-iseng warga yang menyambungkan ponsel ke perangkat masjid juga menjadi kemungkinan besar.
Terlepas dari apapun penyebabnya, video ini berhasil menghibur ribuan orang dan menjadi bahan obrolan hangat di media sosial.***

