Berita UtamaNews

Video Skandal Wahyudin Moridu, DPRD Gorontalo: Dari Mabuk, Hugel, hingga Dipecat PDIP

×

Video Skandal Wahyudin Moridu, DPRD Gorontalo: Dari Mabuk, Hugel, hingga Dipecat PDIP

Sebarkan artikel ini
dprd gorontalo
Video Skandal Viral, Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu.

KITAINDONESIASATU.COM –  Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang dengan enteng menyebut ingin merampok uang negara. Video tersebut langsung menuai badai kritik publik dan berujung pada langkah tegas PDIP yang resmi memecatnya serta menyiapkan PAW (Pergantian Antar Waktu).

Video yang bikin geger itu merekam Wahyudin saat mengemudi menuju Makassar bersama seorang wanita misterius. Dalam rekaman, ia dengan santai berkata.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini. Kita habiskan aja biar negara ini semakin miskin.”

Kalimat kontroversial itu disambut tawa dirinya bersama sang wanita yang disebut-sebut berstatus hubungan gelap (hugel).

Tak lama, Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo langsung turun tangan memanggil Wahyudin untuk dimintai klarifikasi. Dalam pemeriksaan, ia berdalih dalam kondisi mabuk dan tak sadar sedang direkam. Ketua BK DPRD Gorontalo, Fikram Salilama, bahkan mengungkapkan adanya botol miras di mobil tersebut.

“Yang bersangkutan mengaku dari malam minum hingga pagi masih dalam keadaan tidak sadar,” ujar Fikram.

Setelah kasus ini viral, Wahyudin buru-buru membuat video klarifikasi bersama istrinya. Ia meminta maaf kepada rakyat Gorontalo dan mengakui kesalahannya sendiri.

“Semua ini murni kesalahan saya, dan saya siap menanggung konsekuensinya,” ucapnya penuh penyesalan.

PDIP Pecat Tanpa Ampun
DPP PDIP akhirnya mengumumkan langkah tegas, yakni Wahyudin resmi dipecat. Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, menegaskan partai tak akan menoleransi sikap yang melukai hati rakyat.

“Surat pemecatan sudah dikeluarkan dan segera dilakukan PAW,”  ucap Komarudin Watubun. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *