KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan militer di Timur Tengah memanas usai video yang diklaim berasal dari IRGC viral di media sosial.
Rekaman tersebut menunjukkan momen F-35 AS disebut-sebut menjadi target serangan udara Iran.
Insiden ini memicu spekulasi luas terkait insiden jet tempur AS di Timur Tengah 2026, sementara klaim IRGC tembak jatuh masih dalam tahap verifikasi independen.
Kantor berita Fars News, yang dekat dengan Garda Revolusi Iran, memublikasikan video yang disebut sebagai detik-detik jet siluman F-35 AS “dihantam” pada fajar Kamis, 19 Maret 2026.
Klaim IRGC tembak jatuh ini mencuat beriringan dengan konfirmasi resmi AS bahwa terjadi pendaratan darurat F-35 AS Iran di pangkalan regional.
Verifikasi terhadap insiden jet tempur AS di Timur Tengah 2026 masih terus dilakukan oleh berbagai pihak.
Angkatan Udara IRGC dalam pernyataannya menyebut pesawat tempur AS tersebut “mengalami kerusakan parah di wilayah udara Iran tengah”.
Pernyataan ini memperkuat narasi IRGC tembak jatuh, meskipun nasib pasti F-35 AS Iran masih diselidiki. Analisis independen terhadap insiden jet tempur AS di Timur Tengah 2026 mencatat bahwa kerusakan yang dilaporkan tergolong minor dengan pilot dalam kondisi stabil.

