KITAINDONESIASATU.COM – Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, angkat bicara soal rencana mengejutkan dari Presiden AS Donald Trump yang siap menjatuhkan tarif sekunder 100 persen terhadap Rusia, dan bukan hanya itu, negara mana pun yang masih menjalin perdagangan erat dengan Moskow pun ikut terancam.
Dalam pernyataan kepada Fox News, Rutte mengisyaratkan bahwa negara-negara besar seperti China, India, dan Brasil harus segera bertindak.
“Kalau kalian masih beli barang dari Rusia, bersiaplah Amerika Serikat (AS) bisa menjatuhkan sanksi ke kalian juga,” ujarnya.
Ia bahkan menyarankan para pemimpin negara tersebut untuk langsung menghubungi Vladimir Putin, menekan Moskow agar serius dalam perundingan damai dengan Ukraina.
Trump sendiri beri tenggat waktu 50 hari untuk Rusia sebelum tarif diberlakukan. Jika tidak ada kesepakatan perdamaian, sanksi besar-besaran bakal menyasar seluruh jaringan dagang Rusia, dan dampaknya bisa mengguncang ekonomi global.
Dalam pertemuannya dengan Rutte, Trump juga mengumumkan bahwa AS akan memasok miliaran dolar senjata ke Ukraina, termasuk sistem rudal pertahanan udara Patriot, dan menyebut kesepakatan ini sebagai “deal besar” dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh negara-negara Eropa.
Sementara itu, dari pihak Rusia, Kremlin menyatakan bahwa perundingan dengan Ukraina sedang dikoordinasikan, dan Moskow menyatakan siap untuk putaran ketiga pembicaraan damai. (*)



