KITAINDONESIASATU.COM – Delapan orang dilaporkan tewas setelah sebuah truk pengangkut warga terguling di di jalur ekstrem To’ Nanakan, Kelurahan Sareale, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan., pada Sabtu (12/7/2025) sore. Kecelakaan maut ini terjadi saat para korban dalam perjalanan pulang usai menghadiri sebuah acara adat ‘Rambu Solo’ di wilayah setempat.
Insiden tragis ini berlangsung di ruas jalan menurun dan menikung di Lembang Kole Sawangan, Kecamatan Malimbong Balepe. Truk bernomor polisi DP 8979 TB yang mengangkut 20 penumpang ini diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah utara menuju selatan. Kontrol pengemudi hilang, menyebabkan kendaraan oleng dan akhirnya terguling beberapa kali.
Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. ”Delapan orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan di rumah sakit, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat,” katanya dikutip Minggu 13 Juli 2025.
Proses evakuasi korban sempat terkendala medan yang sulit dan kondisi gelap. Pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan memeriksa sopir truk yang juga mengalami luka-luka.
Kapolres mengungkapkan, penggunaan truk untuk mengangkut penumpang masih kerap terjadi, meskipun secara hukum telah dilarang. Di Toraja, masyarakat masih menggunakan truk untuk mengangkut penumpang pada beberapa kesempatan seperti upacara adat.

